Metro9Berita

Sahabat Rakyat

Advertorial Kota Mojokerto Wisata

Mojo Batik Festival 2025 Magnet Wisata Kota Mojokerto

Mojo Batik Festival 2025
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berdialog secara virtual dengan warga pemenang undian belanja di sela-sela Mojo Batik Festival 2025. (MS/HARUN)

Metro9Berita.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari membuka event Mojo Batik Festival 2025 dengan dua pantun cantik, Sabtu malam (22/11) di Amphitheater Taman Bahari Mojopahit (TBM).

Mojo Batik Festival 2025 ini ajang tahunan yang telah berlangsung untuk kesembilan kalinya. Pada kesempatan itu, Ning Ita, sapaan Wali Kota Mojokerto, menyampaikan pantun di depan forkopimda, pejabat dan pegawai di lingkungan pemerintah kota, tamu undangan dan ribuan masyarakat yang hadir.

Setiap bait pantun Ning Ita. Hadirin serempak menjawab, cantik!

Pantun pertama
Senja Sore di Tepi Brantas
Langit Merah Sungguh Menawan
Festival Batik Penuh Cinta dan Aktivitas
Jadi Ruang Kreasi Berkelanjutan

Pantun kedua
Tangan Bekerja Tanpa Kenal Lelah Berjuang
Demi Batik yang Semakin Berkembang
Semoga Rezeki Selalu Datang
Untuk Pengrajin Tetap Berkarya dan Gemilang

Dalam sambutannya, Ning Ita mengungkapkan, bahwa Mojo Batik Festival 2025 malam ini. Adalah event berkala untuk ke-9 kalinya. โ€œMerupakan magnet wisata Kota Mojokerto yang menghadirkan penampilan karya dari para desainer. Dengan menggunakan batik-batik karya pengrajin Kota Mojokerto,โ€ ungkapnya.

Menurutnya, batik bukan sekedar kain. Namun simbol peradaban, filosofi hidup, dan perjalanan sejarah bangsa.

โ€œMelalui Mojo Batik Festival ini, kita ingin meneguhkan kembali. Mojokerto adalah Kota Budaya. Kota kreatif, sekaligus memiliki karakter dalam melestarikan warisan leluhur,โ€ tandasnya.

Lanjut Ning Ita, keindahan motif, kedalaman makna, dan kehalusan karya. Yang diukir oleh para pengrajin batik di atas kain. Menunjukan, bahwa kreativitas masyarakat Kota Mojokerto dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.

โ€œMojo Batik Festival 2025 mengusung tema Canting Bahari Majapahit, merefleksikan kekayaan Majapahit dan karakter bahari. Salah satunya adalah anak Sungai Brantas yang ada di samping kita malam hari ini,โ€ ujarnya.

Melalui rangkaian fashion competition, yang menjadi malam puncak dari pengrajin dan desainer, juga peserta dari berbagai daerah. Menampilkan kreasi-kreasi terbaik mereka yang penuh makna.

โ€œIzinkan malam hari ini, saya menyampaikan rasa bangga. Dan apresiasi setinggi-tingginya kepada 30 pengrajin batik Kota Mojokerto,โ€ ucapnya.

Ia menambahkan, melalui tangan-tangan terampil pengrajin ini, batik bukan hanya menjadi produk ekonomi. Tetapi menghasilkan karya budaya. Yang mengandung identitas, filosofi kehidupan, juga sejarah panjang Kota Mojokerto, serta kekayaan Majapahit.

โ€œFestival ini menjadi ruang bagi generasi pengurus untuk mencintai dan melestarikan batik. Karena masa depan batik tidak hanya di tangan maestro. Tetapi di tangan pemuda-pemuda yang menjadi generasi penerus bangsa. Untuk terus menciptakan dan berinovasi membawa batik Mojokerto ke pentas dunia,โ€ tuturnya.

Oleh karena itu, Pemkot Mojokerto berkomitmen untuk memperkuat ketahanan budaya. Yang tercermin ke dalam salah satu misi yang ada di dalam Panca Cita Kota Mojokerto. Yaitu Cita Kedua Ketahanan Sosial dan Budaya, jelas Ning Ita.

โ€œKita akan mendorong terwujudnya masyarakat Kota Mojokerto berbudaya. Memiliki kesetaraan gender, dan memperkecil ketimpangan sosial. Ini terbukti, sedikitnya 134 motif batik khas Kota Mojokerto telah ber-HAKI,โ€ bebernya.

Dia yakin, setiap tahunnya akan terus bertambah. Dari deretan 65 batik yang telah terdaftar, di antaranya Surya Majapahit, Rawan Kloso, Merak Kasmaran, dan banyak lagi lainnya.

Sedangkan untuk motif yang ditampilkan malam hari ini. Semuanya seputar batik terkait bahari, dengan berbagai motif yang sangat indah.

Pihaknya ingin memastikan, batik tidak hanya lestari, tetapi juga mampu menghidupi para pengrajin batik di Kota Mojokerto. Sekaligus sumber kemandirian ekonomi dan kebanggaan bagi masyarakat Kota Mojokerto.

โ€œKarena itu, pemerintah bersinergi dengan para pelaku usaha, sektor ekonomi kreatif, dan generasi muda. Akan terus kita kuatkan untuk membawa batik khas Mojokerto semakin mendunia,โ€ tegas Ning Ita.

Selanjutnya, dia mengajak seluruh masyarakat dan seluruh hadirin pada. Untuk bangga memakai batik Kota Mojokerto. Bangga membeli produk UMKM Kota Mojokerto. Serta bangga menjadi bagian Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, berkarakter, sejahtera dan berkelanjutan.

โ€œSemoga festival (Mojo Fest 2025, red) hari ini yang berjalan 4 hari berturut-turut, bisa memberikan manfaat, seluas-luasnya. Untuk menjadi pengungkit peningkatan ekonomi masyarakat. Dan membawa nama Kota Mojokerto semakin harum,โ€ pungkasnya.

Pada festival batik ini, terdapat rangkaian acara. Yakni, fashion show oleh duta wisata dari 23 kabupaten/kota di Jawa Timur. Hingga performa dari Donnie Sibarani yang menghangatkan suasana malam dan meriah.

Selain itu, juga adanya undian pemenang Mojo Shop Fiesta 2025. Lalu penghargaan untuk UMKM berprestasi, serta kepala OPD favorit untuk lomba foto batik. (Adv/Harun)

Visited 15 times, 1 visit(s) today
Spread the love

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page