
BANYUWANGI, Metro9berita.com — Persewangi menutup kualifikasi grup K Liga 4 Jatim Piala Gubernur 2025/26 dengan hasil positif usai menjinakkan 1-0 Mitra Surabaya di Stadion Diponegoro, Senin (15/12/2025). Tambahan tiga poin memperkokoh posisi Persewangi di puncak klasemen.
Persewangi Banyuwangi juga mengoleksi poin sempurna selalu menang pada babak penyisihan sebagai juara grup K. Memiliki catatan sempurna dari seluruh pertandingan yang dilakoni.
Sementara itu, jalannya pertandingan melawan Mitra Surabaya, awalnya kedua tim kesulitan mengembangkan permainan. Karena hujan deras yang mengguyur area stadion menyebabkan kondisi lapangan licin dan tergenang di beberapa titik. Sehingga skema permainan cepat sulit diterapkan.
Persewangi maupun Mitra Surabaya lebih sering mengandalkan bola langsung ke depan untuk menembus pertahanan lawan.
Namun Persewangi yang tampil lebih dominan akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-30. Umpan jauh dari sektor kiri pertahanan Mitra Surabaya berhasil dimanfaatkan Surya Budi Prasetyo. Sepakan mendatar yang dilepaskan sempat diamankan kiper Mitra Surabaya, Okta Putra Ferdinan, tetapi bola tetap bergulir melewati garis gawang akibat kondisi lapangan yang licin.
Gol tersebut menjadi pembeda hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Persewangi Banyuwangi, Francis Reynald Wewengkang, menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras para pemainnya. Meski mengakui permainan belum sepenuhnya berjalan optimal.
“Kondisi lapangan sangat memengaruhi jalannya pertandingan. Namun anak-anak tetap bekerja keras dan mampu mengamankan kemenangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh usai fase grup.
“Kami perlu meningkatkan adaptasi bermain di lapangan berat. Ini penting untuk persiapan menghadapi pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Persewangi Banyuwangi memastikan tiket ke babak selanjutnya Liga 4 Jawa Timur. Satu tiket lain diraih PSSS Situbondo, yang pada pertandingan terakhir berhasil mengalahkan Persebo 1964 Bondowoso.
Persewangi kini fokus mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih berat pada fase berikutnya kompetisi. (*/Yudha)





















